1. Keselamatan adalah inti dan perlu dikontrol di tempatnya.
Tidak seperti anjing, kucing yang lincah dapat memanjat atau melompat di berbagai tempat. Keselamatan adalah hal yang paling penting.
Bila Anda memutuskan untuk memakaikan kalung pada kucing, Anda perlu melakukan pemeriksaan keselamatan di area-area yang sering didatangi kucing, dan memilah-milah tempat-tempat di area tersebut di mana kalung dapat tersangkut (sudut-sudut perabot, atau kait untuk menggantung sesuatu) untuk memastikan bahwa kucing dapat bergerak bebas dan tidak akan tersangkut di sudut-sudut tersebut untuk menghindari mati lemas.
2. Jangan hanya fokus pada penampilan, Anda harus fokus pada kepraktisan.
Ada berbagai macam kerah, tidak ada yang paling indah, yang ada hanya lebih indah.
Saat memilih kerah, jangan terlalu mementingkan tampilan yang bagus atau mengabaikan bahannya. Sebaiknya hindari memilih kerah yang elastis atau yang memiliki aksesori elastis.
Jenis kalung ini dapat melar, sehingga memudahkan pemilik untuk memakainya pada kucing mereka. Namun, jika kucing mencoba merentangkan kakinya untuk melepaskan kalung, hal itu dapat menyebabkan luka pada kaki kucing dan kerusakan sendi.
3. Tunjukkan informasi kontak
Survei dilakukan di beberapa tempat penampungan hewan di luar negeri. Di tempat penampungan tersebut, kurang dari 2% kucing yang memakai kalung diklaim oleh pemiliknya. Alasan di balik angka yang sangat rendah ini adalah kurangnya informasi kontak pada kalung tersebut. Menunggu informasi yang berguna, niat awal untuk melindungi kucing berubah menjadi akibat penderitaan.
Tujuan utama kalung kucing adalah untuk mencegahnya hilang. Agar efektif, pemilik perlu memastikan bahwa informasi pada kalung tersebut lengkap dan berguna.

